Senin, 01 Desember 2014

Kata Hati

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh..
Kadangkala ada masanya kita senang dan ada masanya juga kita bersedih..
oleh karna itu saya ingin memposting kata kata yang ada dalam hati saya sekarang...

1.Ketika kamu bermain dengan Cinta , jangan Heran kalau nantinya kamu jatuh dan tersesat dalam sakitnya relung Nostalgia.

2.Aku tidak pernah menyesal mengenal kalian , karna faktanya walaupun sekarang kita jauh , dulu kalian adalah wanita-wanita terhebat yang pernah hadir dalam hidupku .

3.Jika hati adalah mainan, maka hati Ibarat Rubik yang takkan pernah ada notasi untuk menyelesaikannya.

4.Seseorang dikatakan mati bukanlah pada saat dia diberondong peluru , ditikam pisau ataupun ditebas pedang , seseorang itu mati saat dia dilupakan

5.wanita memanglah makhluk yang paling indah nan elegan , tapi dibalik itu semua selalu ada kisah kelam yang menyertai mereka.

6.teman itu bukanlah dia yang ikut tertawa bersamamu, tapi seorang teman adalah dia yang slalu ada disaat kamu paling membutuhkannya

6.kualitas seseorang akan terlihat saat dia dihadapkan dengan masalah, tapi sifat seseorang akan kelihatan saat dia dihadapkan dengan uang dan materi.

7.Saat kamu dijelek-jelekan , dihina dan direndahkan, bersabarlah , karna kualitas akan berbicara sesudahnya.

8.saat anda berani menilai orang lain, jangan marah kalo nantinya penilaian orang tak sesuai dengan apa yang anda harapkan.

9.saat kamu ingin mempermainkan perasaan perempuan, ingatlah bagaimana usaha dan pengorbanan kamu untuk mendapatkannya.

10.bila doamu tak dijawab , 1 hari, 1 minggu, atau bahkan satu tahun, cobalah ntuk menanyakan, berapa lama engkau telah meninggalkan-NYA

Sepenggal Kisah di FK

 - BY Abang Ikhbal Zulka Apriansyah
Hello guys
Kali ini aku akan berbagi cerita tentang kegiatan belajar di Fakutas Kedokteran Unissula
Mmm.. mungkin selama ini banyak orang yang menilai klo kuliah di fakultas kedokteran itu “Berat” butuh pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan materi
yaa emang sih semua itu bener, tapi asal kita ikhlas menjalaninya dan emang bener2 niat mau jadi dokter, pasti semua itu akan terasa mudah “trust me, it’s works”
Bingung, mungkin itu perasaan pertamaku kuliah di FK Unissula, karena  di FK unissula kami menggunakan sistem pembelajaran PBL (Problem Based Learning) atau kata lainnya kegiatan belajar mengajar yang difokuskan kepada masalah, yang melatih kita untuk dapat menyelesaikan masalah itu sendiri. Engga kayak dulu lagi kita pas di SMA, dimana guru ngomong panjang lebar *blablabla* di depan kelas  yang siswanya pasif, Klo di PBL kita dituntut untuk aktif.
Oh iya, sebelumnya di Unissula dikenal dengan strategi pendidikan BUDAI (Budaya Akademik Islami) yaitu pendidikan yang berbudi pekerti mulia, berakhlak karimah dengan gerakan Thaharah, Gerakan Shalat Berjamaah, Peran dan Fungsi Masjid, Gerakan Busana Islami, dan Adab Pergaulan putra-putri sehingga dapat mewujudkan generasi Khaira Ummah.
Oke, kita kembali ke topik awal.
PBL itu terdiri dari beberapa pembelajaran, yaitu SGD(small group discussion), skill Lab(Praktikum dan laboratorium), dan Kuliah.
Oke akan aku jelaskan satu persatu

Kegiatan SGD
SGD adalah suatu forum diskusi yg terdiri dari 12 anak dan 1 tutor/dosen pengawas, yang intinya itu kita diskusi satu dengan yang lain, tutor/dosen cuma ngawasin diskusinya aja, setelah kita berdikusi seladi SGD itu ada yang namanya LI atau learning issue, yaitu suatu pertanyaan yang harus kita cari jawabannya sendiri di sumber2 pembelajaran di buku, jurnal maupun di internet. Jadi ya kita belajar mandiri di rumah untuk mencari jawaban LI tersebut, kalau aku biasanya tukar-tukaran jawaban LI dari SGD lain, daripada susah2 jawab semua LI yang ada, hehe…
Nah kalau Skill lab itu….

Suasana Skill Praktek
Skill praktek atau skill lab pada PBL adalah suatu proses belajar lewat ilustrasi dan aplikasi praktek setelah apa yang telah kita pelajari baik dari SGD, belajar mandiri dan kuliah
Bahasa kasarnya ya kayak kita prakter menjahit kulit di ruangan, namun seakan-akan kita beneran melakukannya di rumah sakit.
And the last, Kuliah
Kuliah adalah adalah kegiatan dimana seorang dosen menjelaskan materi layaknya kuliah2 di fakultas lain.
Walaupun mahasiswa dituntut untuk menjadi aktif mencari informasi sendiri, namun tujuan dari kuliah disini adalah untuk mencegah atau mengoreksi adanya kesalahpahaman pada waktu mahasiswa berdiskusi di sgd atau belajar mandiri
Sebenarnya seru banget blajar di FK unissula karena kita dilatih untuk bukan menjadi teman namun sebagai satu keluarga. Satu sakit sakit semua, satu senang senang semua. Jika satu anak yang kena hukuman, maka yang lain akan kena hukuman juga, hehe.. tetapi jangan takut untuk terus melangkah maju, seperti kata liverpudlian you’ll never walk alone.

KISAHku di UNISSULA

Sekilas Cerita Kuliah di FK UNISSULA

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung adalah sebuah fakultas kedokteran swasta yang telah memiliki akreditasi A dan ada di dalam naungan yayasan swasta yaitu Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung. FK UNISSULA telah berdiri sejak tahun  1963 dan telah berusia setengah abad sampai tahun 2014 ini. Pada kali ini saya akan memaparkan tentang kuliah di FK UNISSULA. Kuliah di FK UNISSULA adalah sebuah kebanggan tersendiri bagi diri saya. Karena, disinilah saya akan mencari ilmu kedokteran dan memulai karier kehidupan saya sebagai seorang dokter. Menjadi seorang dokter memang adalah cita cita saya sejak kecil. Apalagi ayah saya juga seorang perawat dan kedua Orang tua saya pun ingin saya menjadi seorang dokter. Maka dari itu, Saya masuk kuliah di FK UNISSULA. Alasannya cukup rasional mengapa saya memilih FK UNISSULA, karena disini FK UNISSULA sudah memiliki Rumah Sakit pendidikan sendiri yaitu Rumah Sakit Islam Sultan Agung, yang biasa disebut RSISA. Itulah salah satu kelebihan FK UNISSULA yang menjadi alasan saya. Kemudian di UNISSULA sangat bernuansa islami karena pendidikannya yang menggunakan sistem BUDAI, “Budaya Akademik Islami” yang mana hal hal keagamaan selalu didukung di kalangan universitas ini.
Kuliah di FK UNISSULA memang adalah hal yang tak mudah, karena setiap mahasiswa kedokteran belum tentu mampu melaksanakannya dengan baik, butuh perjuangan, tekad hati, niat, semangat dan kesungguhan yang tinggi. Namun, dibalik semua itu, dari awal telah saya tekad bulatkan untuk kuliah di FK UNISSULA. Dari awal masuk sudah memerlukan perjuangan extra untuk lolos seleksi dan diterima di FK UNISSULA. Dan, Alhamdulillah saya bisa diterima disini, di FK UNISSULA. Setelah diterima, saya harus mengikuti pekan ta’aruf untuk mahasiswa baru yang menjadi salah satu syarat kelulusan. Saya kira setelah mengikuti pekan taaruf sudah langsung mulai kuliah , ternyata anggapan saya salah besar, ternyata setelah itu ada kegiatan FAKULTAIR. Yaitu ospek untuk lingkup fakultas. Setelah itu baru lah saya dapat melakukan kuliah di kedokteran. FK UNISSULA sekarang ini menggunakan sistem PBL (Problem Based Learning) yaitu menggunakan pola belajar sesuai dengan keadaan nyata di dalam dunia kedokteran. Di FK UNISSULA juga terdapat SGD (small group discussion). Yaitu sistem belajar diskusi dengan 11-12 orang dalam 1 kelas dengan  adanya skenario atau topik permasalahan yang akan dibahas selama diskusi berlangsung. Selain itu ada pula kuliah umum yang disebut sebagai kuliah pakar yang diikuti oleh semua mahasiswa se angkatan. Di FK UNISSULA juga ada skill lab yang mana adalah latihan untuk mengasah kemampuan skill praktek dari mahasiswa, untuk bekalnya nanti jika sudah praktek menjadi dokter.
Lalu, berapa bulan kemudian ada lagi semacam ospek tambahan yang wajib diikuti yaitu terdapat adanya LKMM Pradasar 2014 bertajuk  “SCELETON 2014” yang dilaksanakan oleh angkatan 2011 “OSTEON” untuk mendidik kami angkatan “RADIX” 2014. Dan, hasilnya pun kami telah melewati nya dengan baik. Di FK UNISSULA masih banyak hal hal yang harus saya lalui, ada 12 laboratorium yang ada untuk saya pelajari lebih dalam tentang ilmu kedokteran. Dan tentunya dengan semangat , niat dan usaha yang maksimal untuk mencapai apa yang saya inginkan. Selain itu pula di FK UNISSULA saya juga akan berorganisasi speutar kemahasiswaan yang ada di lingkup FK untuk meningkatkan pengalaman saya. saya menargetkan  akan studi selama 3,5 tahun untuk lulus sarjana kedokteran dan 1,5 tahun untuk menjalani co assisten / ko as. Lalu internship di Rumah Sakit / puskesmas selama 1 tahun. Maka, insyaAllah pada tahun 2020 saya sudah bisa menjadi dokter yang bermanfaat bagi masyarakat, nusa dan bangsa. amien